Budidaya Jamur Hanya Bertahan 5 Bulan

Jamur merang atau dalam bahasa inggrisnya button mushroom, sangat menarik untuk dibudidayakan karena menurut perhitungan sangat menguntungkan. Tetapi kebanyakan para petani jamur merang tradisional hanya bertahan 5 bulan bahkan kurang dalam menjalani usaha mereka, kenapa ini bisa terjadi? Banyak faktor yang menyebabkan hal ini bisa terjadi, jika saya klasifikasikan berdasarkan yang saya tahu saja, penyebab berhentinya usaha budidaya Jamur merang adalah sebagai berikut.

Gagal berproduksi secara menguntungkan apalagi optimal.
Penyebab ini menjadi faktor utama mereka berhenti mencoba bertani jamur secara tradisional, mereka terlalu cepat mengubah pola pola penanaman berdasarkan naluri mereka saja padahal tidak didukung dengan pengetahuan yang cukup ataupun konsultan untuk budidaya jamur merang. Mereka hanya berkomunikasi dengan para pedagang (yang membeli jamur mereka), yang sesungguhnya pedagang ini tidak punya kompetensi atau tidak berkepentingan dengan mengoptimalkan produksi petani untuk memproduksi jamur merang, atau mereka berkomunikasi dengan penjual bibit jamur saja, yang jelas tidak secara serius memperhatikan kondisi petani jamur, yang serba terbatas dan tidak bisa memenuhi semua persyaratan dan tidak melakukan pengawasan secara detail pada para petani jamur.

Bahan Baku tidak tersedia secara kontinyu
Penyebab lain adalah keterbatasan bahan baku. Petani jamur merang hanya terbiasa dengan satu jenis bahan baku untuk menanam jamur merang, padahal ketersediaan bahan baku ini sangat tergantung pada musim, sehingga para petani tidak bisa bertahan untuk berproduksi secara kontinyu. Hal ini sangat mempengaruhi keberlanjutan usaha mereka karena mereka juga bergantung pada tenaga kerja yang bekerja musiman, sehingga pada waktu produksi jamur berhenti maka tenaga kerja ini juga ikut berhenti.

Perubahan Musim Secara Drastis
Petani tradisional jelas tidak bisa berhadapan dengan ini, perubahan musim secara drastis bisa menyebabkan mereka berhenti berproduksi dan bahkan mematikan usaha mereka, yang disebabkan karena banyak faktor yang antara lain juga sudah masuk dalam faktor seperti disebutkan diatas. Produksi tidak menguntungkan, tidak tersedia bahan baku dan tenaga kerja yang berhenti. Sekali mereka berhenti biasanya sangat sulit untuk bangkit lagi karena faktor faktor permodalan dan tenaga kerja sulit untuk diadakan dengan cepat.

Hanya Coba Coba
Yang paling sering berhenti berproduksi dengan cepat adalah faktor ini, petani yang hanya coba coba, padahal banyak sekali faktor untuk sukses dalam bertani jamur, tidak seperti dalam berdagang, coba coba kadang bisa sangat menguntungkan, tapi sangat berbeda dengan usaha jamur merang, coba coba hanya akan buang buang uang saja.

Usaha secara traditional ini harus diperbaiki baik metode maupun sistem management produksi jamur merang agar para petani jamur merang ini bisa bertahan lama.