Orang Kaya dan Orang Miskin

Kiriman dari Temen, bukan pendapat saya:
Ada pemahaman mendasar yang saya yakini selama ini, maaf jika itu berbeda dengan umumnya bahwa:

  1. Orang kaya yang paling beretika, dan orang miskin yang tak beretika
  2. Orang kaya yang masuk sorga, dan semua orang miskin yang masuk neraka
  3. Penyebab rusaknya negara kita indonesia karena orang-orang miskin ini



Orang kaya adalah Tuan atas dunia, jabatan dan kewenangannya, maka ia perlu sabar dalam mengendalikan dunia/jabatan atau kewenangannya. Jika dia bersyukur, maka syukur atas kemampuan kesabarannya. Sebaliknya, jika dia bersyukur karena dunia/jabatan atau kewenangannya, itu menunjukan dia, orang miskin yang merasa kaya.

Orang miskin dia budak atas dunia, jabatan dan kewenangannya, maka ia akan bersyukur dikendalikan dunia/jabatan atau kewenangannya. Disebut miskin, karena dia selain bukan dirinya, dia juga budak dunianya.

Orang miskin, tangannya pendek, pikirannya terbatas
Jadi pembahasan ini tak akan sampai di akalnya.
Ini hanya untuk orang kaya bukan si miskin. Apa anda setuju?