Memutus Jalur Semut

Secara tidak sengaja aku melihat kerumunan semut (ant) yang sepertinya sedang berpindah sarang. Mereka berbondong bondong seperti berbaris dari satu tempat menuju ke tempat lain. Jika diperhatikan mereka sebenarnya dua arah dan kalau bertemu dari arah berlawanan mereka berhenti dan seperti menyampaikan pesan sesuatu kepada sesama semut yang saling bertemu.

Waktu itu aku sedang merokok, dan terlintas dalam pikiranku, bagaimana kalau jalur mereka aku ganggu dengan debu rokok. Secara sengaja setiap kali rokokku menjadi abu, secara sengaja abu aku jatuhkan di jalur mereka. Pada waktu abu masih sedikit sepertinya mereka tidak terganggu, dan barisan masih berjalan dua arah dan lancar saja tanpa ada gangguan. Semakin banyak abu yang aku tebarkan di jalur mereka, mulailah mereka kebingungan mencari jalan, dan kelihatannya banyak yang tersesat. Mereka tidak menemukan jalur, bahkan mereka tidak saling bertemu dengan temannya yang berlawanan arah. Semakin lama jumlah semut yang berhasil melalui debu rokok ini semakin sedikit, dan semakin sedikit pula semut yang lewat. Pada akhirnya mereka tidak saling bertemu dan bahkan tidak ada lagi yang lewat.



Dari eksperimenku ini aku berkesimpulan bahwa, bau rokok yang aku tebar berupa debu rokok sangat mempengaruhi komunikasi mereka, walaupun debu tersebut tidak panas dan tidak sampai membunuh semut, tetapi rupanya bau debu rokok memutus komunikasi antar semut dan memutus jalur semut. Setelah berselang 1 jam pun semut tidak ada lagi yang melalui jalur tersebut, bahkan setelah blog ini saya tulispun tidak ada semut lagi di jalur tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Write your comments here, better base on the article discussed or nothing... or in English Computer Language (Bahasa Indonesia juga boleh he... he )