Skip to main content

Gas Beracun Industry

Setiap industry yang menggunakan bahan bakar batubara maupun minyak akan mengeluarkan gas beracun pada cerobong mereka. Hal tersebut tidak bisa dihindari karena kandungan dalam batubara maupun dalam minyak selalu ada pengotor yang menghasilkan gas beracun, selain kandungan senyawa juga dalam proses pembakaran tersebut tidak bisa berlangsung dengan sempurna, wal hasil akan ada gas gas sisa pembakaran yang bersifat racun seperti gas SO2 dan gas CO.

Proses reaksinya adalah sebagai berikut:
2 C + S + 3 O2 --------> CO 2  + CO + SO2

S pada persamaan sebelah kiri merupakan pengotor yang terdapat dalam batu bara (C) maupun minyak bumi. CO adalah sisa pembakaran yang tidak sempurna, dan gas ini akan selalu dihasilkan pada proses pembakaran, apalagi menggunakan batu bara, menggunakan bensin sekalipun yang notabene mudah terbakar masih menghasilkan gas CO walaupun kadarnya lebih kecil.

Selain menghasilkan reaksi seperti yang terjadi pada persamaan reaksi diatas, setiap pembakaran bahan bakar akan selalu mengkonsumsi Oksigen yang selalu dibutuhkan oleh makhluk hidup. Konsumpsi gas oksigen dalam mesin pembangkit listrik ini tidak sedikit, sebagai gambaran, jika listrik yang ingin dihasilkan sebesar 25 mega watt, maka kebutuhan batu bara per harinya sekitar 600 - 700 ton. Dan kalau dilihat dari persamaan diatas makan kebutuhan oksigen perharinya sekitar sama dengan jumlah batu bara yang dibakar, jadi akan sebanyak 600 s/d 700 ton perhari gas oksigen. Karena oksigen adalah gas maka volumenya sangat besar, bayangkan berapa banyak oksigen seberat 700 ton, luar biasa banyak bukan?

Comments

Popular posts from this blog