Awas Anda Terjebak

Selain menertibkan lalu lintas, aksi polisi di jalan raya juga bisa menjebak para pengguna jalan raya. Pasalnya mereka membiarkan saat para pengendara mau melintas rambu larangan yang seharusnya tidak boleh dilewati. Kebanyakan polisi membiarkan kecenderungan untuk salah baru kemudian menilangnya.

Hal ini sebenernya bukan semata mata kesalahan polisi, tetapi sudah menjadi watak orang Jakarta yang inginnya buru buru dan cenderung melanggar rambu lalu lintas.

Aksi polisi, imbuh Neta, akhir-akhir ini kian ganas di berbagai jalanan Jakarta. Polisi biasanya beroperasi di tikungan, pertigaan, lampu merah, di atas flyover, di tengah underpass, dan di pojok-pojok jalur busway.

Neta menambahkan sedikitnya terdapat 25 titik jebakan yang sangat rawan pungli. Berdasarkan pantauan Media Indonesia, titik-titik itu antara lain flyover Galur (Jakarta Pusat), pertigaan Apartemen Palazzo dekat Polsek Kemayoran Jakarta Pusat, Jalan Jenderal Gatot Soebroto Jakarta Selatan, dan jalur busway depan Universitas Trisakti Grogol Jakarta Barat.

Target operasi yang paling banyak ialah pengendara motor. Mereka ada yang 'iseng' memberhentikan pengendara untuk bertanya kelengkapan, namun ada pula, seperti yang diungkap Neta, sengaja 'menunggu' para pengendara yang bandel. Padahal mereka seharusnya mengarahkan para pengendara tersebut sebelum masuk jalur busway atau flyover itu sendiri. (Sebagian disadur dari MetroTV-Yahoo Indonesia).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Write your comments here, better base on the article discussed or nothing... or in English Computer Language (Bahasa Indonesia juga boleh he... he )