Jatiluhur Siaga Satu

Dalam kondisi yang hujan terus menerus di daerah hulu menyebabkan bendungan Jatiluhur yang berlokasi di Purwakarta penuh dan pihak penjaga bendungan ini menyatakan siaga satu, dan berbahaya jika dibiarkan. Masalahnya volume air di Bendungan ini sudah hampir melewati batas kritis dan kalau dibiarkan lama akan membahayakan bendungan itu sendiri. Wah gawat……Pemasukan air dan pengeluaran air tidak seimbang dan bisa bisa melebihi kapasitas bendungan itu sendiri. Pasalnya walaupun semua pintu sudah dibuka ful tapi air yang masuk lebih besar dari jumlah air yang bisa lewat melalui pintu bendungan. Jika hal ini terus terjadi maka salah satu mengatasi meningkatnya volume air ini adalah dengan menjebol salah satu bendungan yang mengalir melalui aliran yang lain dan tentu saja efeknya akan menyebabkan banjir yang lebih besar di daerah hilir, tapi ini masih lebih baik dibanding jika bendungannya yang jebol bukan?

Dari sejak kemaren sudah beredar pengumuman akan dijebolnya salah satu pembendung bendungan ini dengan dinamit, dan evakuasi di daerah hilir yang bakal terkena aliran air akibat penjebolan inipun sudah dilakukan. Kondisi cuaca 2 hari yang lalu Nampak baik karena tidak hujan dan tadi malampun tidak hujan, tapi hari ini Jum’at 26 March 2010 cuaca mendung terus dari pagi, ada kemungkinan sudah hujan di daerah hulu. Mudah mudahan saja tidak menyebabkan fatal pada bendungan ini … amien. Sampai sekarang di daerah Karawang masih banjir akibat luapan sungai Citarum yang berasal dari Jatilujhur ini. Khabarnya sudah ada ribuan rumah di Karawang yang terendam, mudah mudahan gak berlangsung lama…..Walaupun di Purwakarta tidak hujan tapi di daerah hulu seperti dari Bandung hujan terus sehingga mengirim air terus ke Jatiluhur.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Write your comments here, better base on the article discussed or nothing... or in English Computer Language (Bahasa Indonesia juga boleh he... he )