Mungkin statistik itu sendiri tidaklah salah, tetapi kalau anda merumuskan nasib dengan menggunakan statistik bisa berakibat fatal, atau anda jadi tidak berbuat apa-apa. Selagi merencanakan sesuatu, kemudian anda membatalkan karena secara statistik adalah gagal, sehingga rencana yang bagus dibatalkan dengan segera. Padahal hasilnya belum tahu!
Contohnya tentang formula matematika yang salah pada istilah berikut ini:
Kita semua tahu bahwa setengah mati bisa diartikan dengan setengah hidup, atau setengah terbuka itu sama dengan setengah tertutup. Secara umum mungkin kita semua mengartikan hal tersebut dengan arti yang sama, tetapi jika ditulis formulanya akan jadi salah:
Setengah terbuka = Setengah tertutup
Dalam ilmu matematika kata yang sama boleh dicoret, seperti berikut ini:
Tetapi akibatnya adalah:
terbuka = tertutup
Ini tidaklah benar.
0 komentar:
Post a Comment
Write your comments here, better base on the article discussed or nothing... or in English Computer Language (Bahasa Indonesia juga boleh he... he )