Perangkap Monyet

Gangguan Kera dan Monyet

Apa bedanya monyet dan kera, kalau kera itu gak ada ekornya tapi kalau monyet yang ada ekornya, jadi yang dimaksud kera besar itu seperti Gorila itu gak ada ekornya, bahasa inggrisnya Ape. Kalau monyet itu biasanya kecil dan kera ada yang bisa besar seperti Gorila.

Monyet itu mempunyai ekor dan biasanya mempunyai badan kecil
Monyet

Kera itu monyet besar, tidak mempunyai ekor dan badanya ada yang bisa besar seperti Gorila
Kera
Ada sebuah cerita yang menarik tentang teknik berburu monyet di hutan-hutan Afrika. Ceritanya cukup unik, teknik itu memungkikan si pemburu menangkap monyet dalam keadaan hidup tanpa cedera sedikitpun. Maklum, ordernya memang harus seperti itu kondisinya, monyet monyet tersebut akan digunakan sebagai hewan percobaan atau binatang sirkus di Amerika.

Cara membuat Perangkap Monyet (Kera)

Cara menangkap monyet itu sederhana saja, si pemburu menggunakan toples berleher panjang dan sempit. Toples itu diisi kacang yang diberi aroma, yang akan menarik bagi monyet. Setelah diisi dengan kacang, toples-toples itu ditanam dalam tanah dengan menyisakan kepala toplesnya dan dibiarkan terbuka. Para pemburu `menanam perangkap pada sore hari, besoknya mereka tinggal meringkus monyet monyet yang tangannya terjebak di dalam botol tak bisa dikeluarkan. Kok bisa demikian? Tahu apa sebabnya?

Monyet monyet itu tertarik pada aroma yang keluar dari setiap toples, mereka mengamati lalu memasukkan tangannya untuk mengambil kacang kacang yang ada di dalam toples. Tapi karena tangan monyet menggenggam kacang, monyet itu tidak bisa menarik keluar tangannya. Selama mempertahankan kacang kacang itu digenggaman, maka monyet monyet itu tidak akan bisa keluar kemana mana.

Mungkin kita akan tertawa melihat kelakuan monyet tersebut. Tapi, tanpa sadar sebenarnya kita mungkin sedang mentertawakan diri sendiri. Ya! Kadang kadang kita bersikap seperti monyet monyet itu. Kita menggenggam erat setiap permasalahan yang kita miliki layaknya monyet menggenggam kacang.

Kita sering mendendam, tak mudah memberi maaf, tak mudah memberi maaf, tak mudah melepaskan maaf. Mulut mungkin berkata ikhlas, tapi bara amarah masih ada di dalam dada. Kita tak pernah bisa melepaskannya.

Bahkan kita bertindak begitu bodoh, membawa “toples-toples” masalah kemanapun kita pergi. Dengan beban berat itu, kita berusaha untuk terus berjalan. Tanpa sadar kita sebenarnya sedang terperangkap penyakit hati yang akut.

Sebenarnya monyet monyet itu bisa terlepas dari jeratan jika saja mau melepaskan genggaman tangannya. Tapi karena monyet merasa saying dengan apa yang sudah ada ditangannya maka menyebabkan tangannya tidak dapat dilepas dari toples bahkan sewaktu pemburu menangkap monyet tersebut menggunakan jaring dan monyet justru baru melepaskan genggamannya karena lupa, dan monyet akan langsung masuk dalam jaring pemburu.