Langsung ke konten utama

Postingan

Kuliah Bekerja Pensiun

 Di masa kuliah Apakah temanmu itu pada membantumu Apakah kalau kamu nggak bisa mengerjakan soal terus temenmu merasa kasihan.  Dan sewaktu sudah lulus dan kamu mencari pekerjaan terus mengalami kesulitan Apakah temanmu itu membantu mencarikan informasi atau memberikan saran tempat yang kerja supaya kamu dapat pekerjaan lah. Tapi tiba-tiba nanti sewaktu kamu Sudah pensiun dan temanmu juga Sudah pensiun terus mengalami kesulitan itu tiba-tiba temanmu itu pengen diberi uang dia mengalami kesulitan dan minta uang padamu Apakah kamu merasa tidak tega. Bagaimana saat-saat kamu mengalami kesulitan temanmu merasa tega nggak peduli sama kamu.

Perebutan kekuasaan di Perusahaan Keluarga

 Perebutan kekuasaan terjadi di mana-mana tidak hanya di pejabat-pejabat negara tetapi di perusahaan pribadi pun terjadi perebutan kekuasaan. 

Mafia Batu Bara Ada Dimana nana

 Batu bara sering sekali ada mafianya, bahkan untuk bisnis kecilpun ada. Nah contohnya di video berikut ini:

Arsitektur tinggal di gubug reyot

 Tidak menyangka seseorang yang tinggal di gubug reyot adalah Arsitektur yg ahli.  Tonton selengkapnya. 

Aku Gadis Biasa Tapi Bisa Jadi Model Top

 Anak gadis biasa dengan hanya pakai ijazah diploma tapi bisa sukses menjadi direktur perusahaan design. Bisa ikuti Ceritanya disini.:

Anak Gadis Kecil Dibuang di Hutan

 Berikut ini linknya: Anak Gadis Kecil  

Rahasia Rumah Tua

Pembuka (0:00 – 1:00) Musik: Latar suasana tegang + sendu (instrumen piano dan gesekan biola lembut). SFX: Suara hujan rintik-rintik, kayu retak, dan angin. Narator: "Malam itu, rumah tua keluarga Wiryo berderit seperti ingin roboh. Warisan leluhur yang dulu menjadi kebanggaan, kini seakan menjerit… meminta diselamatkan… sebelum semuanya terlambat." Adegan 1 – Dapur (1:00 – 3:00) Musik: Hening sesaat saat dialog awal untuk membangun ketegangan nyata. SFX: Tetesan air dari atap bocor, kayu “krek… krek…”. Bu Sulastri (cemas): "Pak… atapnya bocor lagi. Kalau terus begini… besok bisa jebol semua." Pak Wiryo (lelah, menahan napas): "Iya, Las… aku tahu. Tapi uang dari mana? Tabungan sudah habis. Hutang di warung aja belum lunas." Musik: Perlahan masuk nada piano minor ketika Bu Sulastri bicara. Bu Sulastri (melemah): "Jangan bilang… kita harus jual rumah ini, Pak." Pak Wiryo (diam lama, lalu menjawab lirih): "Kalau tidak… kita tidur di mana?"...