Jokowi Bilang Ngak Digaji Gak Papa

Kalau kamu bagaimana?
Sebenernya banyak yang punya kebiasaan begitu, terutama pemimpin daerah. Contohnya kepala desa juga enggak digaji, dan sudah berlangsung puluhan tahun begitu. Hanya dapat bengkok saja, nah yang ini di Jawa. RT dan RW malahan cuma kerja aja, gaji gak ada bengkokpun gak ada. Masih mendingan carik punya gaji resmi dari pemerintah,

Tapi kalau lurah di tempat yang strategis, ya jangan tanya bengkoknya aja bisa dibagikan ke masyarakat kecil, tapi pendapatan yang lain bisa jauh lebih besar karena jabatannya sebagai lurah di daerah tersebut. Tapi kalau kepala desa di daerah yang tidak strategis, gak ada industry, gak ada tempat usaha yang menguntungkan, ya cuma dapet wah saja. Wah pak lurah! gitu doang,

La kalau gak dapat gaji gak dapat tunjangan, ya mending bisnis sendiri aja, gak ada beban memikirkan rakyat. Konsekuensi dicaci penduduk itu menjadi hal yang meresahkan bagi pemimpin, terutama warga warga yang merasa terancam rezekinya.

Pemerintah dalam hal ini akan meninjau kembali tentang gaji para gubernur yang hanya 8 jutaan saja, tapi dengan tunjangan yang luar biasa besar. Pemerintah bilang kalau gaji dinaikan maka kemungkinan besar tidak ada tunjangan lagi. Ya semoga saja menjadi gubernur masih diminati karena faktor faktor tersebut sangat merugikan bagi pejabat daerah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Write your comments here, better base on the article discussed or nothing... or in English Computer Language (Bahasa Indonesia juga boleh he... he )