Gunung Merapi Meletus

Gunung merapi mempunyai ketinggian puncak 2.968 meter diatas permukaan air laut, adalah gunung berapi yang berlokasi di bagian tengah pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia maka diberi nama gunung merapi karena selalu mengeluarkan asap. Kota kota yang berada dilereng gunung merapi antara lain dissi lereng selatan ada kabupaten Sleman, Daerah istimewa Yogyakarta, disisi barat lereng adalah Kabupaten Magelang dan Kabupaten Boyolali dilereng Timur serta Kabupaten Klaten disisi lereng tenggara.

Gunung ini sangat berbahaya karena dipuncak aktifnya mengalami erupsi setiap dua sampai lima tahun sekali dan dikelilingi oleh pemukiman yang sangat padat. Sejak tahun 1548 gunung merapi sudah meletus sebanyak 68 kali dan yang sekarang berarti sudah 69 kali meletus. Kota Yogyakarta adalah kota terdekat sekitar 27 km dari puncaknya.



Karakteristik letusan gunung merapi ini adalah desakan lava ke puncak kawah yang disertai dengan keruntuhan kubah lava secara periodic dan pembentukan awan panas (wedus gembel) yang dapat meluncur menuju lereng atau vertical. Gunung merapi jika meletus tidak mengeluarkan letusan tetapi desisan sambil mengeluarkan lava dan awan panas.

Dari hasi penelian diketahui bahwa di bawah gunung merapi ini terdapat ruang raksasa yang berisi material seperti lumpur yang secara significant menghambat gelombang getaran gempa bumi. Para ilmuwan memperkirakan bahwa material tersebut adalah magma. Letusan gunung merapi yang memakan korban paling banyak tercatat pada tahun 1930 yang menewaskan sebanyak 1400 orang.

Sejak tanggal 28 Oktober 2010 lalu gunung merapi memuntahkan lava pijar yang muncul hamper bersamaan dengan keluarnya awan panas. Sebaran abu merapi bahkan sampai kota bandung selatan dan kota Bogor. Semburan lava terakhir yang lalu terjadi pada tanggal 4 November 2010, akibat letusan Gn. Merapi ini bukan saja menimbulkan hujan abu bahkan hujan kerikil dan pasir di daerah Yogyakarta bagian utara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Write your comments here, better base on the article discussed or nothing... or in English Computer Language (Bahasa Indonesia juga boleh he... he )