Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2010

Pasangan Penghasilan Maxi Mini

Pasangan mini maxi ada dalam pendapatan seseorang, kayaknya ada di berbagai jenis pekerjaan tapi mungkin pekerjaan pekerjaan yang dengan resiko besar biasanya mengandung pasangan ini. Pada pekerjaan tersebut ada yang berpenghasilan sangat tingga dan ada yang perpenghasilan sangat kecil, tergantung resiko mana yang dia ambil. Misal di pekerjaan dagang, kalau ingin penghasilan besar ya harus berani ambil resiko, misal harga turun padahal barang dah terlanjur beli banyak, atau pengambilan barang tempo terlalu banyak dan pas jatuh tempo duit baru dikit. Ini termasuk resiko di perkerjaan tersebut.

Iseng Iseng Dibayar

Kalau dipikir bener-bener gak nyangka ya kalau hobi nulis kita itu dibayar sama mbah Google. Sebab banyak sekali penulis penulis buku yang sulit buat mendapatkan uang banyak sampai puluhan juta dalam 2 tahun berkarya. Kasihan juga mereka, menulisnya jelas gak sembarangan kaya kita nulis blog di internet ini, yang penting bisa dikomunikasikan aja. Tapi tulisannya banyak yang gak bermutu. Rajin nulis tiap hari, kalau bisa isinya informatif, kalau gak ya seadanya. Tapi toh Google tetap mau membayar tulisan kita yang acak adut itu. Syaratnya ya kita harus rajin nulis, pakai computer atau phone cell juga bisa, dikemas dalam kotak kecil yang bisa dibuka dimana saja. Ada syarat emang harus dalam bahasa Inggris. Gak usah takut tulisan kita itu gak jelas bahasa inggrisnya gak bener. Menurutku oke aja, pokoknya asal bahasa inggris, malah gak ada yang protes soalnya dikira bahasa Inggris khusus, seperti inggris Australia utau Inggris India kan beda, mestinya ini Inggris Jawa jadi agak laen. Sia...

Hati Hati anda Menerbitkan Buku

Penerbiatan buku yang sial: Kita bisa menulis buku yang bagus atau Novel yang hebat sampai bisa menjadi Novel Best Seller katakanlah, tapi itu semua tidak bisa menjamin si penulis bisa kaya. Karena apa? Inti dari semua itu adalah bisnis. Seperti kisah buku Novel the K ini, yang dari semula penjualan di Gramedia saja bisa selalu kehabisan tapi saat pembayaran Royalti ke penulis sama sekali pelit, pelitnya minta ampun. Setelah satu tahun penjualan buku hanya dibayar Rp. 500 ribu saja. Katanya sih buku buku masih menumpuk dan akhirnya dari pada gak dibayar mending dibayar buku Novel sendiri dengan harga normal jelas rugi. Dengan harga tersebut kan penerbit sudah untung berlipat, wah rugi dan gak punya uang. Sekarang buku Novel menumpuk di tempat penulis, sementara pembuatan buku sudah terbayar dari penjualan awal dan mungkin udah menikmati hasil dari keuntungan tapi berbagi keuntungan dengan penulis wah ntar dulu.