Skip to main content

Cara Masuk Perguruan Tinggi Negri

Secara umum masuk perguruan tinggi negri bisa melalui beberapa system. Sebagai contoh adalah julur yang ada untuk masuk ke UI (yg S-1 Reguler) saat ini terdiri dari: SIMAK (seleksi masuk) UI, sistemnya diseleksi sendiri oleh UI pelaksanaanya sebelum pengumuman lulusan SMA, pendaftarannta secara online, porsinya 75%; kemudian UMB (ujian masuk bersama) dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), porsinya 10%; SNPTN (Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri) porsinya juga 10% dan PMDK (Penelusuran Minat dan Kemampuan) porsinya 5%.

Umumnya PTN atau khususnya UI setahu saya dalam menjaring mahasiswa baru melalui PMDK dengan cara mengundang murid SMA yang prestasi akademiknya amat baik dan dari sekolah-sekolah unggulan.
Kriteria sekolah unggulan menurut UI dilihat dari seberapa banyak lulusannya bisa masuk ke UI lewat jalur SIMAK, UMB dan SNPTN. sebagai contoh SMA-SMA di Kabupaten Kebumen mulai banyak diterima lewat jalur PMDK, sebab yg bisa tembus lewat SIMAK, UMB dan SNPTN tiap tahun meningkat, tidak hanya didominasi oleh SMA1 kebumen atau SMA Gombong tapi dari karnganyar, prembun dll mulai banyak, saya beberapa kali ketemu dengan mahasiswa yg berasal dari karanggayam dan pelosok kebumen lainnya.

Juga tidak terlepas dari aturan main Kepala sekolahnya yang merekomendasikan muridnya untuk mengirim ke UI, misal dari SMA yg ada di kebumen ada dua atau lebih calon yg direkomendasikan oleh Kepsek, tapi calon mahasiswa memilih Fakultas/jurusan yg sama, maka UI akan mengambil satu orang dengan nilai tertinggi rata-rata raport kelas I&II.

Kalau yg diminati jurusannya favorit seperti HI (hubungan Internasional), tingkat persaingannya sangat ketat, karena daya tampung per angkatan 25 sedangkan yg bersaing lewat SIMAK bisa mencapai 2000 orang, jadi penerimaan lewat PMDK sangat sedikit sekali, contoh lain lagi di FEUI, dari tiga Departemen/jurusan (Ilmu Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi) daya tampung 400, PMDK-nya sekitar 30.

Kalau boleh saya memberikan saran, tingkatkan kemampuanj bhs inggris dan matematika, meskipun tidak ikut bimbel dengan alasan mahal, setidaknya ikuti try out atau seminar yg membahas masalah SNPTN, kalau ikut try out biasanya bisa memprediksi kira-kira bisa lolos atau tidak dengan skor yg diperoleh jika dibandingkan dengan nilai passing grade yg ditetapkan oleh jurusan di PTN yg dipilih.

Comments

Popular posts from this blog