Seluk Beluk Dunia Kerja

Dunia kerja memang tidak asing lagi bagi kita, yang kesehariannya bekerja di perusahaan orang. Banyak sekali kiat kiat dalam berkarir, yang tentunya semua ada benarnya dan mungkin tepat dan sangat mengena bagi orang tertentu, bagi orang lain belum tentu cocok. Berbagai jalan menuju sukses tentu telah banyak diceritakan di halaman-halaman web yang lain dan juga banyak diceritakan di majalah majalah karir dan dunia kerja. Ada banyak macam, dan tentunya yang bercerita adalah orang yang sukses dengan caranya.
Dunia kerja yang sifatnya rutinitas memang sangat membosankan, praktis kesulitan dalam menghadapi pekerjaan gak ada lagi, hanya satu yang sulit yaitu menaikkan gaji dengan cepat, la kalau gak cepat kan naiknya hanya mengikuti perkembangan inflasi saja alias hanya penyesuaian gaji. Sementara jelas pengeluaran terus meningkat seiring dengan bertambahnya usia keluarga, kebutuhan keluarga semakin meningkat dan tidak seimbang antara kenaikan gaji dengan kenaikan pengeluaran.

Dalam dunia kerja, persaingan jelas terjadi kadang sikut menyikut, saling menjatuhkan demi mendapatkan yang satu itu, kenaikan gaji yang significant. Pada pekerjaan yang sifatnya rutinitas jadi sangat sulit membedakan antara pekerja yang satu dengan yang lain jadi akhirnya yang bisa naik posisi adalah yang paling dekat dengan boss, atau yang paling bisa disuruh suruh. Bagi yang sulit untuk membungkuk bungkuk tentulah harus siap siap menjadi pecundangnya. Bagi teman yang berhasil naik posisinya tentulah merasa sukses dengan caranya.

Agar kita tidak menjadi pecundang terus menerus, maka kita haruslah banyak belajar, bukan berarti harus pintar, jadi orang yang lebih kreatif dan akhirnya harus bisa jadi orang yang menentukan, kalau bisa berada di posisi yang memegang kendali, entah itu dibagian service, komunikasi, atau dibagian produksi. Kita harus bisa menjadi orang yang paling bisa diandalkan, orang yang paling akurat, atau merupakan penghubung yang paling jitu, sehingga kalau gak ada kita bakal kelabakan semuanya. Kita harus berada di posisi yang pasti sulit dicarikan penggantinya. Nah disinilah kita akan jadi pemenang, tapi tetaplah sebagai karyawan kita harus patuh pada atasan, ini gak bisa dipungkiri. Kita harus punya keahlian khusus, misalnya system informasi, membuat database, atau kemampuan bahasa tertentu yang sangat sulit dijumpai. Bahasa Jepang atau bahasa China misalnya.

Pekerjaan kita juga harus sesuai dengan keahlian kita sehingga akan dengan mudah bisa memberdayakan kemampuan kita dan bisa eksis di tempat kita bekerja. Kalau gak bisa diketahui atau bahkan gak dipakai kemampuan kita ya akan sulit bisa menjadi orang yang pegang kendali. Salah satu dari saran saya itu mungkin bisa dengan belajar ini MS Database Access, bisa dengan belajar online gratis, atau bimbingan online yang mbayar atau belajar dari buku itu sih terserah anda saja. Selain bisa menjual produk sofware ke toko, distributor, apotek atau salon bahkan bengkel, juga bisa dipakai di pekerjaan anda di kantor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Write your comments here, better base on the article discussed or nothing... or in English Computer Language (Bahasa Indonesia juga boleh he... he )