Skip to main content

Kopi Luwak Termahal di Dunia.

Kalau dibilang sebagai negara krisis dan negara penuh bencana seperti banjir dan gempa bumi memang Indonesia memduduki rangking atas di Dunia ini. Indonesia juga bisa dibilang negara yang paling besar korupsinya, artinya besar juga penghasilannya tapi hilang dikorupsi orang. Negara yang mempunyai gap sangat tinggi antara yang kaya dan yang miskin. Kenapa bisa begitu? Karena disini pula terdapat sumber penghasilan termahal dan dikonsumsi terbesar di banyak negara.

Indonesia selain terkenal dengan kekayaan alamnya, sudah sejak lama diburu oleh negara negara Eropah akan rempah-rempah dari Indonesia. Rempah rempah yang sangat mahal ada di Indonesia, kekayaan yang tidak ada duanya ada di Indonesia, jika kita mengetahuinya.

Obat kanker dan AIDS banyak bersumber dari Indonesia, jika kita mau menggalinya. Orang mencari obat kanker herbal sampai ke manca negara, ternyata obatnya hanya dari Indonesia bisa dilihat disini Rodent Taro, dan juga lihat yang ini buah merah Irian Jaya yang harganya Rp. 500.000,- per buah. Tembakau termahal didunia juga ada di Indonesia. Kopi termahal di dunia ada di Indonesia, Kopi luwak namanya. Sebagai bahan minuman kopi termasuk aset terbesar yang dibutuhkan banyak orang di dunia, bahkan menduduki urutan ke dua setelah air putih. Saya yakin bisa mencaapi 1 milyar orang minum kopi walaupun tidak setiap hari.

Karena kepopulerannya, tak mengherankan jika ada puluhan, bahkan ratusan jenis varietas baru yang ditemukan secara sengaja ataupun tidak bermunculan. Mulai dari yang dikenal dengan kopi Arabica, Yamen Mocha, Java, Oxaca, dll. Semua jenis varietas unggulan ini, berlomba – lomba memasok kopi, memenuhi tingginya tingkat permintaan dari berbagai negara di dunia.

Brasil, dikenal sebagai negara penghasil kopi terbesar di dunia. Negara ini memasok 2/3 atau sekitar 67.77 % dalam hal pengekspor kopi. Berikutnya adalah negara Kenya. Negara yang terletak di kawasan timur Afrika ini mengandalkan kopi sebagai komoditas utamanya. Menurut FAO, Indonesia menduduki urutan ke 3 terbesar di dunia sebagai negara pemasok kopi. Ada tiga jenis produk kopi andalan asal Indonesia yang di supply ke negara-negara di dunia. Ke 3 jenis kopi tersebut dikenal dengan kopi Sumatra ( Mandheling Lintong ), Sulawesi, dan Luwak. Kopi Sumatra jenis inilah yang merupakan bahan pokok dalam pembuatan Kopi Espresso atau pun Doppio ( double espresso ) yang memilki aroma black yang kuat, penghilang rasa kantuk.

Kopi yang sudah terkenal seperti Star Bucks. yang memiliki tak kurang 100 outlet yang tersebar di tiap negara, menggunakan bahan baku kopi Sulawesi. Kopi Sulawesi, yang lebih dikenal di luar negeri dengan sebutan Kopi Kampung ini digunakan oleh Star Buck sebagai bahan baku meracik ragam minuman mereka. Mulai dari Latte macchiato, Viennese roast, Hazelnut chereme, dll.

Kopi Luwak merupakan jenis kopi paling aneh di Indonesia, atau bahkan di dunia. Mengapa? Karena proses pemetikan biji kopi Luwak sangat berbeda jauh dengan kopi – kopi lain. Kopi pada umumnya dipanen terlebih kemudian bijinya dipetik bila sudah matang. Sedangkan, proses pemetikan kopi Luwak, boleh dibilang agak sedikit menjijikan. Dimana bila biji kopi telah matang, para petani melepas Luwak ( sejenis musang atau civet ) untuk memakan biji – biji yang berjatuhan. Setelah itu mereka menunggu para Luwang tersebut membuang kotoran. Nah ! biji kopi yang keluar bersamaan dengan kotoran Luwak itulah yang diambil untuk diproses lebih lanjut.

Banyak kalangan yang menyangsikan cara fermentasi sepeti ini. Namun, para peneliti riset di Kanada membuktikan, bahwa kandungan protein yang ada di perut Luwak, membuat biji kopi berfermentasi dan matang lebih sempurna. Sehingga, rasa yang dihasilkan jauh lebih enak dan padat dibandingkan kopi – kopi yang lain.

Pernah ada seorang peneliti dari Inggris dating jauh – jauh menelusuri pelosok jawa hanya untuk membuktikan kebenaran mitos kopi Luwak. Namun, hingga satu bulan lamanya ia berkeliling Jawa, tak seorang pun yang dapat menunjukkan keberadaan kopi Luwak tersebut. Sehingga ia mengatakan bahwa mitos kopi Luwak tersebut hanyalah kebohongan belaka “ it’s a big Scam “.

Namun, seperti kata pepatah. Anjing menggonggong khafilah berlalu, Kopi Luwak sudah masuk ke dalam daftar kopi paling dinikmati dan paling dicari. Harganya di pasaran dunia melambung tinggi. 635 U.S dollar harus dikeluarkan untuk mendapatkan 1 kg kopi Luwak. Di Amerika sendiri, untuk mencicipi kopi Luwak, kita harus merogoh kocek sebesar 50 U.S dollar, bila di kurs ke rupiah, harganya berkisar kurang lebih 400 – 500 ribu rupiah. SATU CANGKIR ! itu setara dengan harga 2 ribs Toni Romas, yang sepiringnya bernilai 200 ribu. Angka yang fantastis hanya untuk meneguk secangkir kopi. Kopi fenomenal ini bahkan sempat menjadi topic hangat di Amerika, dan masuk dalam acara Oprah Winfrey Show. Acara Realiti show Amerika yang dipandu Oprah ini ditonton tak kurang dari 4 juta orang setiap harinya.

Comments

Alamat kami said…
Wah kalau di sumatera selatan masih banyak lo kopi luwak, kalau ada yang minat bisnis kopi luwak, bubungi saja aku pirdianus@gmail.com kalau mau cari bareng tunggu aja bulan juni,
riski said…
Kopi Luwak memang rasa dan aromanya sangat khas.
kalau pingin bikin sendiri dan menikmati kopi Luwak sewaktu2 di rumah, beli aja kopinya disini, http://www.aromakopiluwak.wordpress.com

Popular posts from this blog