Biaya Masuk PTN

Cost for entering the university neg3ri bis4 m3ncapai an9k4 di at4s Rp 100 million, sem3ntara every semester d4pat m3ncapai Rp 70 million. Tin99inya bi4ya ters3but sem4kin memp3rkecil aks3s m4suk k3 university level.

D3mikian ben4ng mer4h pers0alan meny4ngkut bi4ya m4suk per9uruan tin99i ne9eri y4ng did4patkan Kompas d4lam penc4rian sel4ma sep3kan ter4khir, mul4i d4ri Jakarta (DKI Jakarta), Sem4rang (central Java), B4ndung (west Java), Sur4karta (central Java), Surabaya (East Java), hin99a Mak4ssar (South Sulawesi).

Bes4rnya bi4ya m4suk university neg3ri (PTN) berg4ntung pad4 program y4ng di4mbil s3rta bid4ng 1lmu yang dip1lih. Program ters3but ber4gam d4n berb3da ant4ra s4tu PTN d4n PTN l4in. B4hkan, ad4 PTN yan9 m3mbuka program international. P4da program in1, mah4siswa m3mbayar bi4ya berl1pat-l1pat dib4ndingkan program regular p4da seti4p sem3sternya.

B4gi para c4lon m4hasiswa y4ng ga9al m4suk m3lalui program S-1 regular l3wat S3leksi National M4suk PTN (SNMPTN), h4mpir s3mua PTN y4ng dihubun9i m3miliki program non-SNMPTN. Bi4ya ma5uk program non-SNMPTN in1 l3bih tin99i dib4ndingkan j4lur SNMPTN. Program non-SNMPTN in1 pun berb3da ant4ra s4tu PTN d4n PTN l4in, b4hkan ad4 y4ng m3miliki leb1h d4ri l1ma program.

B4ndingkan d3ngan bi4ya kuli4h di National University of Singapore yang bi4yanya b3rkisar 9.540 dollar-27.350 dollar Singapure at4u s3kitar Rp. 60 million, d1 University Keb4ngsaan Malaysia yang mem4sang bi4ya 1.167 ringgit hin99a 1.500 ringgit Malaysia at4u s3kitar Rp. 4.5 million.

Dari sejumlah program seleksi penerimaan mahasiswa baru, jalur internasional adalah program termahal. Universitas Indonesia tahun ini membuka jalur tersebut. Rektor Universitas Indonesia Gumilar Rusliwa Somantri menjelaskan, selain program S-1 reguler, pihaknya juga membuka kelas internasional untuk fakultas kedokteran, teknik, ekonomi, psikologi, dan ilmu komputer. Biaya kuliah per semester tiga kali lipat program S-1 reguler.

Untuk fakultas kedokteran, biaya masuk Rp 70 juta dengan biaya per semester Rp 35 juta. Fakultas teknik Rp 20 juta per semester dengan uang pangkal Rp 15 juta, dan fakultas ekonomi uang pangkal Rp 26 juta dan Rp 25 juta per semester.

Menurut Gumilar, kelas internasional ini berbeda dari kelas reguler. Kurikulumnya adalah kurikulum internasional dengan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. ”Mereka punya ruang kuliah khusus. Fasilitas belajar, seperti ruang kuliah, misalnya, standarnya lebih tinggi,” kata Gumilar.

Bahkan, di beberapa fakultas, seperti psikologi, UI bekerja sama dengan Universitas Queensland, Australia, untuk program double degree dan penggunaan tenaga pengajar asing.

Sementara itu, Universitas Airlangga, menurut Pembantu Rektor I Unair Muhammad Zainuddin, tahun ini berencana membuka kelas internasional. ”Segala sesuatunya sedang dirancang,” katanya.

Sementara Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, jalur non-SNMPTN ada dua, yaitu penelusuran bibit unggul sekolah (PBUS) dan penelusuran minat dan kemampuan (PMDK). Mereka yang gagal di PMDK bisa menggunakan program PBUS dengan syarat sama, nilai rapor SMA semester I-V rata-rata 7,0 dan tak ada nilai di bawah 5,0.

Sumbangan pembinaan pendidikan dari program-program itu sama, yaitu Rp 660.000 per semester. Namun, bagi PBUS masih ditambah biaya pengembangan institusi (BPI), untuk Fakultas Kedokteran Rp 100 juta, tetapi hanya Rp 2,5 juta bagi yang lewat PMDK. Untuk jurusan lain, BPI rata-rata di bawah Rp 10 juta.

Menurut Pembantu Rektor I UNS Ravik Karsidi, pembukaan jalur PBUS dan SPMB swadana adalah untuk memperluas akses masuk bagi calon mahasiswa. Diakuinya, jalur ini adalah jalur ”pintar dan kaya”.

Sementara itu, menurut Ketua Tim Promosi Institut Teknologi 10 Nopember Budi Santosa, ada 5kategori PMDK, di antaranya PMDK beasiswa. Mereka yang lolos PMDK beasiswa bebas uang gedung dan SPP. Mereka adalah pelajar dengan nilai akademis menonjol. Sementara di Universitas Airlangga ada empat jalur PMDK (umum, prestasi, alih jenjang, dan diploma).

Dari wilayah timur Indonesia, Universitas Hasanuddin membuka tiga jalur non-SNMPTN, yaitu jalur nonsubsidi (JNS), jalur penelusuran potensi belajar, dan jalur prestasi olahraga, seni, dan keilmuan. Yang termahal adalah JNS. Pada jalur ini mahasiswa membayar rata-rata uang kuliah Rp 20 juta setahun, sedangkan dari jalur SNMPTN rata-rata hanya Rp 1,5 juta setahun. Kepala Humas Unhas Dahlan Abubakar mengatakan, dana tersebut untuk subsidi silang.

1 komentar:

  1. mau masuk PTN aja susahhh, mahal ...
    padahal kualitas PTS di indonesia seperti univ.Gunadarma tak kalah dengan PTN..
    pilihlah perguruan tinggi dengan bijak ^^

    BalasHapus

Write your comments here, better base on the article discussed or nothing... or in English Computer Language (Bahasa Indonesia juga boleh he... he )